Tawa Merdeka di Muara Angke

Pada tanggal 16 Agustus 2009, ada yang berbeda di perkampungan nelayan, Muara Angke, Jakarta Barat. Sekitar 50 anak berkumpul dengan menggenggam buku kesukaannya. Mereka tak sabar menunggu giliran untuk segera menunjukkan kemampuannya berdongeng di acara: “Merdeka Lewat Buku”.

Acara ini merupakan kerjasama antara Books For Hope (BfH) dan PWCare (CSR Activity dari Price Waterhouse Cooper) dalam rangka merayakan dirgahayu kemerdekaan Indonesia yang ke-64. Pada kesempatan ini hadir Olga Lydia, duta baca dari Books for Hope yang juga bertindak sebagai juri untuk lomba mendongeng.

Books for Hope & Olga Lydia at Muara Angke

Antusiasme peserta lomba tidak terbendung. Sebut saja Gopi, walau belum fasih membaca ia tetap percaya diri untuk berdongeng di depan teman-temannya. Semangat Gopi untuk menunjukkan kemampuannya merupakan gambaran sekilas anak-anak Indonesia yang memiliki semangat untuk merdeka dari segala bentuk kebuta-hurufan dan merdeka untuk berkhayal melalui berbagai cerita yang bisa mereka akses dari buku-buku.

Bukan hanya anak-anak, tetapi orang tua, tetangga, kakak dan adik dari para peserta pun turut memberi tanggapan positif terhadap acara ini. Hal tersebut dapat dilihat dengan membludaknya penonton. Mereka berbondong-bondong untuk menyaksikan kemampuan membaca dan berdongeng dari para peserta.

Books for Hope team and Olga Lydia at Muara Angke

Semangat ini jugalah yang tumbuh di Books for Hope dan PWCare untuk terus membantu pengadaan buku untuk taman bacaan di Muara Angke.  Salah satu orang yang berjasa dengan hadirnya taman bacaan ini adalah pak Mahmud, salah satu anggota Komisi Nasional Perlindungan Anak. Pak Mahmud mendambakan anak-anak di desa Muara Angke kelak dapat berhasil di kehidupan. Dan ia percaya, salah satu faktor yang dapat mendukung terwujudnya impian itu adalah dengan menyediakan tempat dan bacaan yang berkualitas. Niat ini disambut hangat oleh Books for Hope yang langsung menggandeng PWCare sebagai partner dalam proyek ini.

Sudah hampir 2,5 bulan ini BFH dan PWCare bekerjasama untuk mengadakan buku berkualitas bagi anak-anak di perkampungan nelayan Muara Angke . Tidak hanya itu, BfH dan PWCare juga secara rutin memberikan Weekend Enrichment Workshop yang mengajarkan anak-anak berdongeng, menggambar dan mewarnai, menyanyi serta permainan interaktif lainnya.  Tujuannya tak lain dan tak bukan agar anak-anak di desa tersebut dapat tumbuh menjadi pribadi yang berwawasan dan memiliki creative thinking.

Books for Hope & Olga Lydia at Muara Angke

Acara tidak berakhir sampai disana. Setelah mengumumkan pemenang untuk lomba mendongeng, maka acara dilanjutkan dengan lomba ala 17-an. Perayaan 17-an tidak akan afdol tanpa lomba makan kerupuk dan juga lomba joget balon. Bahkan, Olga Lydia, sang juri juga tidak ragu-ragu untuk turut serta dalam lomba makan krupuk dan berbagi kecerian dengan masyarakat di desa nelayan tersebut.

Demikianlah segelintir cerita dari desa nelayan Muara Angke. Dengan semangat dan kerja keras, Books for Hope akan terus berusaha untuk mengadakan buku dan taman bacaan tidak hanya di Muara Angke, tetapi di berbagai desa di pelosok Indonesia. Sudah saatnya anak Indonesia juga merdeka dari segala pembodohan dan kebuta-hurufan. Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka!

Tags: , ,

Thursday, August 20th, 2009    Category: Book for Hope Latest Events, Stories from the Field 0 Comment

Send a Comment

Send Your Comment

 

Disclaimer
Please give us your comment about Book for Hopes

 

© Copyright 2008 Books for Hope (BfH) Specially Designed and Developed for BfH by Catur PW | Brand48.Com