August, 17, 2011 : Meeting with Mrs. Gouri Mirpuri
Article in English
On August 17, 2011 which is also the Independence Day of Indonesia, Books for Hope was honored to be invited to have a breakfast meeting with Mrs. Gouri Mirpuri – wife of the Singapore’s Ambassador to Indonesia. During the meeting we discussed about Books for Hope, what we have done and what is our plan forward. Mrs. Gouri also explained about her organization – The Learning Farm. The Learning Farm is a non profit organization with the mission to empower vulnerable youth with organic farming, entrepreneurial and confidence skills.We also discussed about the potential of partnership between Books for Hope and Learning Farm. After a while, the discussion topic shifted from our organizations into the development of Social Entrepreneurship in the world. Books for Hope’s founder who is also an alumnius of Oxford University’s MBA Program explained briefly about the real definition of Social Enterprise and examples of business models that have been widely adopted by this type of organizations.
Mrs. Gouri is very committed to save the environment. A backyard activitst (an activist who got their ideas from the problems in their backyard), she wrote a book on the Eco-Heroes of Indonesia. She is also an impact activist who will not hesitate to monitor her organization’s programs closely. In addition to this book, Mrs. Gouri also gave us her best-selling cartoon books that will teach us 40 simple steps to safe the environment. Truly, they were ‘Cartoons to change the world’!
Article in Bahasa Indonesia
Pada tanggal 17 Agustus 2011, bertepatan dengan hari kemerdekaan negara tercinta Republik Indonesia. Books for Hope mendapat kehormatan untuk diundang makan pagi oleh Ibu Gouri Mirpuri – istri Duta Besar Singapore untuk Indonesia.Pada jam 7 pagi kami pun bertolak dari meeting point di Setiabudi One menuju ke Singapore House. Sesampainya di sana kami langsung mendiskusikan tentang Books for Hope, program apa saja yang telah dilakukan dan apa rencana kami ke depan. Ibu Gouri juga menjelaskan tentang Learning Farm di Cipanas, yaitu organisasi non profit yang dibinanya, dan bagaimana Books for Hope bisa bekerja sama dengan Learning Farm. Diskusi berlanjut dengan membahas topik yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan di dunia global yaitu: Social Enterpreneurship. Founder dari Books for Hope yang juga adalah alumni dari Social Entrepreneurship MBA program di Oxford University menjelaskan secara singkat tentang definisi dari Social Enterprise dan contoh-contoh business model yang lazim di adopsi.
Ditengah diskusi, bapak Dubes muncul untuk bergabung sarapan dengan kami semua. Kami sangat senang dengan hal ini dan kami menggunakan kesempatan ini untuk berfoto bersama.
Dari hasil diskusi tampak bahwa Bu Gouri sangat berkomitmen mendedikasikan hidupnya untuk pelestarian lingkungan. Beliau adalah tipe aktivis yang tidak segan untuk terjun langsung ke lapangan memantau segala aktivitas organisasi yang dibinanya. Di akhir pertemuan, beliau membagikan buku beliau yang membahas profil para Social Innovator di Indonesia yang bergerak di bidang lingkungan hidup dan juga buku best-seller beliau yang berisi 40 tips sederhana, dalam bentuk gambar kartun, yang bisa dilakukan masyarakat untuk memelihara lingkungan sekitar. Tak lupa pulau beliau menandatangani buku-buku tersebut untuk kami semua.







