7 Juli 2011 : Donasi buku ke lembaga Nur Asiah Cirebon
Pada tanggal 7 Juli 2011, Books for Hope menyumbangkan 50 buku pelajaran SMA kepada lembaga Nur Asiah Islamic Learning di Desa Mandala – Cirebon. Donasi ini diterima secara langsung oleh ketua lembaga Nur Asiah Islamic Learning. Acara donasi ini dilanjutkan dengan diskusi dengan tokoh masyarakat setempat dan juga dengan pengurus lembaga.
Ketua lembaga menerangkan bahwa pendirian Nur Asiah Islamic Learning bertujuan untuk membantu murid-murid SMA di sekitar Desa Mandala mempersiapkan diri mengikuti Ujian Nasional dan Ujian Saringan Masuk Perguruan Tinggi melalui pemberian pelajaran di luar waktu sekolah secara cuma-cuma.
Proses belajar-mengajar ini dilakukan pada sore hari dari jam 7 sampai jam 9 malam dengan bertempat di pelataran rumah ketua lembaga. Kegiatan yang dilakukan antara lain adalah pembahasan PR dan pendalaman materi yang akan di ujikan dalam Ujian Nasional maupun Ujian Saringan Masuk Perguruan Tinggi. Ketua lembaga juga menambahkan bahwa masing-masing murid diberikan jadwal belajar harian yang harus dipatuhi untuk mencapai hasil yang maksimal. Ketua lembaga bekerja sama dengan orang tua murid untuk mengawasi para murid supaya memenuhi jadwal belajar harian yang sudah ditentukan. Jumlah total siswa yang tergabung dalam kelompok belajar ini ada sebanyak 20 siswa SMA.
Tantangan yang dihadapai lembaga Nur Asiah ini adalah minimnya buku pelajaran SMA baik untuk para pengajar maupun para murid. Buku pelajaran selama ini didapatkan dengan jalan meminjam dari SMA setempat namun hanya terbatas pada materi pelajaran tertentu saja seperti buku matematika saja. Harga buku pelajaran SMA yang semakin tinggi semakin mempersulit kondisi belajar-mengajar. Untuk membantu mengatasi tantangan yang dihadapi, Books for Hope mendonasikan 50 buku pelajaran SMA yang terdiri dari buku fisika, biologi, kimia, matematika, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris untuk murid kelas 1, 2 dan 3. Diharapkan dengan pemberian donasi ini kegiatan belajar-mengajar dapat ditingkatkan kualitasnya dan jumlah murid dapat dikembangkan.








